Aksi ciamik Egy kemudian ikut menggenapkan kemenanagn 8-0 Indonesia yang dicetak oleh Saghara

ELANGNEWS.COM – Jalannya Pertandingan Indonesia vs Brunei di Piala AFF 2018. Tampil dengan beban wajib menang bukanlah tuntutan yang sembarangan, terlebih lagi untuk tim nasional Indonesia U-19. Berlaga di pertandingan terakhir melawan Brunei Darussalam, Indonesia tampil begitu cair dan tenang. Pertandingan baru dimulai belum ada satu menit, Rafli Nursalim berhasil mencetak gol ke jala Brunei yang dijaga oleh kiper Amirul Hakim.

Pada sisa babak yang pertama, 5 gol Indonesia pun menyusul ke jala Brunei. Rafli, striker yang memakai nomor punggung 9, mencetak 2 gol kembali guna menggenapkan raihan 3 golnya di laga ini. 3 gol sisanya dicetak oleh tendangan cantik menukik lewat Witan Sulaiman dan juga Egy Maulana Vikri.

Di babak kedua pun berjalan relatif nyaman sebab Indonesia hanya perlu mencetak 2 gol lagi ke jala Brunei guna memastikan jatah tiket ke babak semi-final. Rafli yang mendapat cedera, digantikan oleh Hanis Saghara. Dengan memanfaatkan tendangan sudut, Witan mengoleksi gol keduanya lewat tandukannya. Di menit ke 65, giliran Egy “Messi” yang memperlihatkan magisnya sekali lagi.

Meneruskan bola lewat sudut yang sempit, Egy menunjukkan jika dia adalah pemain dengan kemampuan istimewa. Egy sangat tenang, serta kualitasnya bermain dalam ruang sempit membuatnya menjadi pemain langka yang dimiliki Indonesia. Paket lengkap serta Indonesia telah kembali menemukan permata selepas semakin menuanya generasi Evan Dimas dan kawan-kawan.

Aksi ciamik Egy kemudian ikut menggenapkan kemenanagn 8-0 Indonesia yang dicetak oleh Saghara. Selepas melumat Filipina dengan skor 9-0, sekarang Indonesia memastikan langkah mereka ke fase semi-final dengan kemenangan yang sangat meyakinkan.

Jika boleh memilih kandidat lawan di babak semi-final nantinya, tentunya bakal menyenangkan jika Indonesia melawan Malaysia. Ada aroma panas yang menguat guna membalas hasil babak semi-final yang menyakitkan di Stadion Shah Alam bulan Agustus lalu yang menimpa tim nasional U22 saat berlaga di ajang SEA Games 2017. Namun siapapun lawan pada babak semi-final nanti, pelatih Indra Sjari juga harus tahu, dia memiliki skuad yang tidak kalah menterang ketimbang saat menjuarai kompetisi serupa di tahun 2013.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here