Vietnam menambah modal untuk melaju ke babak semi-final. Dengan demikian, persaingan dalam Grup B sebetulnya mengerucut ke 3 tim, yakni Vietnam, Indonesia, dan Myanmar

ELANGNEWS.COM – Vietnam Berhasil Eksploitasi Kelemahan Indonesia. Indonesia akhirnya merasakan kekalahan pertama di kompetisi AFF Cup U18 2017. Melawan tim kuat Vietnam, Indonesia dipaksa mengakui keunggulan Vietnam 3-0. Di pertandingan ini, kehilangan Feby Eka Putra membuat pelatih Indra Sjafri merubah susunan pemain utama yang dia mainkan. Saddil Ramdani masuk kembali kedalam tim inti dengan menggantikan Feby. Firza juga telah kembali masuk line up dengan menggantikan Samuel Christianson.

Sampai setidaknya 10 menit awal, Vietnam langsung menekan pemain Indonesia yang membawa bola. Hal itu sempat membuat timnas Indonesia cukup sulit untuk mengembangkan permainan, sebelum Vietnam merubah permainannya selepas menit ke 11.

Vietnam langsung merubah gaya bermain mereka dengan menunggu, membiarkan Indonesia menguasai pertandingan serta mengontrol bola. Diberikan keleluasaan seperti itu, Indonesia langsung menguasai pertandingan. Tapi, di sisi lain kelemahan Garuda Muda mulai dapat dieksploitasi oleh pemain Vietnam seiring mereka yang membiarkan pemain Indonesia menguasai laga.

Vietnam yang mengandalkan counter attack lewat 2 sisi winger yang sering ditinggalkan full back Indonesia (khususnya sayap kanan yang ditempati Marasabessy), malah lebih kerap membongkar lini bertahan Indonesia. Lewat situasi set piece atau umpan silang, Vietnam sukses mengoleksi 11 kali tendangan.

3 gol yang diciptakan ke jala Indonesia nyaris semuanya berawal dari bola panjang yang bisa masuk kedalam area pinalti (satu umpan silang, 2 lewat set piece). Dengan 3 gol ini, terlihat jika Indonesia sangat lemah untuk mengantisipasi umpan panjang kedalam kotak pinalti. Kelemahan tersebut sukses dieksploitasi Vietnam, sehingga mereka dapat memetik kemenangan.

Meskipun kalah, sebenarnya Indonesia bermain tidak terlalu buruk di pertandingan ini. Selain bisa menguasai permainan, Indonesia tak kalah terlalu mencolok dari penciptakan peluang. Tapi serangan Indonesia sangatlah monoton dan mudah dibaca oleh pemain Vietnam.

Selepas memilih untuk tak menekan Indonesia seagresif pada awal pertandingan, Vietnam memutuskan untuk bertahan. Hal itu juga diperparah dengan serangan Garuda Muda yang cuma mengandalkan sisi sayap. Model serangan Indonesia ini juga sering menciptakan lubang menganga dari 2 sisi yang bisa dimanfaatkan pemain Vietnam.

Indonesia masih memiliki kesempatan untuk bisa melaju ke fase semi-final. Laga terakhir kontra Brunei Darussalam pada hari Rabu 13 September 2017 nanti merupakan pertandingan penentuan guna menentukan status Indonesia di kompetisi AFF Cup U18. Tak hanya kemenangan dari Brunei, bila Myanmar bisa memetik hasil bagus di pertandingan kontra Filipina yang digelar selepas pertandingan Indonesia melawan Vietnam, persaingan dalam Grup B akan menjadi semakin ketat.

Sementara itu, dengan kemenangan melawan Indonesia, Vietnam menambah modal untuk melaju ke babak semi-final. Dengan demikian, persaingan dalam Grup B sebetulnya mengerucut ke 3 tim, yakni Vietnam, Indonesia, dan Myanmar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here