Saat ini Schick dapat diturunkan di sisi kanan, tapi tak bermain di sayap atau dekat dengan Edin Dzeko.

ELANGNEWS.COM – AS Roma Resmi Datangkan Patrik Schick. “Kami sudah menemui kesepakatan. AS Roma mendatangkan Patrik Schick.” Begitulah sekiranya kalimat Presiden Sampdoria, yakni Massimo ferrero, saat ditanyai wartawan mengenai wartawan soal status Schick. Dengan nilai yang kabarnya seharga 36 juta euro, Schick resmi jadi bagian dari AS Roma.

Dengan harga tersebut, Roma memperoleh salah seorang pemain muda yang penampilannya menjanjikan di musim lalu. Di sepanjang musim 2016/17, Schick mengoleksi 11 gol, serta 3 assists. Rataan golnya terjadi disetiap 107 menit. Lumayan bagus untuk striker yang tak bermain untuk klub besar di ajang Serie A.

Tapi sebetulnya, kontribusi Schick tak hanya terletak dalam jumlah gol yang dia ciptakan bagi Sampdoria. Schick selau terlibat sangat aktif dari setiap proses penyerangan Sampdoria. Kemampuan Shick dibelakang striker serta dapat bermain lebih melebar mendukung kelebihan tersebut.

Saat ini Schick dapat diturunkan di sisi kanan, tapi tak bermain di sayap atau dekat dengan Edin Dzeko. Namun di beberapa musim selanjutnya, dia dapat diproyeksikan untuk menjadi suksesor Dzeko yang sekarang ini telah memasuki usia 31 tahun.

Seiring Gregorie Defrel yang masih dalam adaptasi dengan Roma, pemain asal republik Ceko tersebut bakal menjadi kompetitor handal. Keduanya pun perlu saing memacu, demi lini penyerang Roma yang lebih bagus selepas ditinggal oleh Mohamed Salah. Walau secara langsung memang keduanya bukanlah pengganti Salah.

Schick mengawali penyerangan dalam wilayah sepertiga akhir lewat sebelah kanan. Dari sisi tersebut, dia bakal mendribel bola terus masuk kedalam area pinalti, untuk bemain dengan umpan terobosan atau melakukan kombinasi. Bila situasinya mendukung, dia juga dapat langsung menendang.

Saat mendribel bola, Shick terlihat luwes. Dia dapat menggeser bola dengan cukup mudah, ini berarti dia memperlihatkan teknik dribel yang bagus. Perpaduan antara keluwesan mendribel bola dan fisik yang kuat, membuat Shick bakal sulit dihentikan oleh satu orang saja.

Shick memiliki potensi yang cukup besar. Dia juga sudah membuktikannya saat masih membela Sassuolo, yang diperlukan Shick dan pelatih Roma, De Francesco adalah cukup waktu untuk bisa saling menyesuaikan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here