Madura United harus rela kehilangan Milo yang mendapat cedera kepala saat bertanding melawan Semen Padang FC

Dane Milovanovic sangat cocok bagi Madura United, sebab selain pernah bermain di Liga Indonesia, mantan pemain Brisbane Roar tersebut tidak asing dengan Madura United karena sudah 2 musim bermain disana

ELANGNEWS.COM – Madura United Yang Belum Bisa Move On dari Dane Milovanovic. Madura United muncul sebagai tim yang tidak boleh dianggap remeh di kancah persepakbolaan Indonesia. Dalam 2 tahun ini, Madura United sering duduk pada papan atas klasemen Liga 1 Gojek Traveloka.

Melihat raihan yang sukses dicapai Madura di 2 musim ini, sepertinya ada satu pemain yang tidak dapat dilupakan. Pemain itu ialah Dane Milovanovic, yang jadi penguat di lapangan tengah tim arahan Gomes de Oliviera tersebut. Gomes memiliki kemampuan umpan diatas rata-rata dan sangat kuat dalam bertahan maupun menyerang.

Ketika Madura menyerang, Milo sering membantu Slamet Nurcahyo yang mempunyai tipikal katalis penyerangan dari sektor tengah. Sedangkan ketika bertahan, dia juga sering menjadi tandem untuk Asep Brilian yang sebagai pemain bertahan dari lini pertama Madura sebelum Fachrudin Aryanto dan Fabiano Beltrame memutus aliran serangan.

Tapi menjelang paruh musim Liga 1 selesai, Madura United harus rela kehilangan Milo yang mendapat cedera kepala. Ketika itu dia berbenturan dengan salah satu pemain Semen Padang, kemudian Milo kembali ke Australia guna mendapat perawatan lebih lanjut. Gomes diperkirakan menepi sampai waktu yang belum ditentukan.

Kemudian pihak klub memutus kontrak Milo karena tak ingin mengambil resiko. Dan merekrut Cameron Watson dari Australia. Watson diproyeksikan sebagai pengganti Gomes, tapi akhirnya Watson pun penampilannya diluar ekspetasi.

“Menunggu Milo dapat bermain di 3 laga memang lebih bagus ketimbang mempertahankan pemain tapi tak dapat diturunkan. Opsi ini menjadi pilihan terbaik ketimbang sampai akhir kompetisi tak dipakai. Slot akan dimanfaatkan secara maksimal,” ujar Achsanul Qosasi selaku Presiden klub.

Sosok seperti Milo memang dianggap cocok sebab selain pernah bermain di Liga Indonesia, seperti yang dikatakan diatas bahwa mantan pemain Brisbane Roar tersebut tidak asing dengan Madura United karena sudah 2 musim bermain disana.

“Jika mendaftarkan pemain yang masih belum pernah bermain disini, bakal ada kerumitan saat proses pengesahan serta proses TMS. Tim harus bisa menghindari hal tersebut sebab TMS langsung dapat diakses oleh FIFA,” imbuh pelatih Madura United, Haruna Soemitro.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here