Kemunduran Akademi Sepak bola Barcelona La Masia Ditandai dengan Perekrutan Paulinho

Jatuhnya reputasi dengan kehadiran Paulinho, di derita Barcelona serta akademi sepakbolanya, La Masia

ELANGNEWS.COM – Kemunduran La Masia Ditandai dengan Perekrutan Paulinho. Beberapa tim dari Liga Super China menggebrak jendela transfer dengan perekutan beberapa pemain top Eropa di beberapa tahun ini. Paulinho, Ezequiel Lavezzi, Ramires, Carlos Tevez dan pemain lainnya merupakan bukti agretivitas transfer dari tim-tim China.

Tapi di jendela transfer musim panas ini, salah satu tim Liga Super China malah menggebrak lewat penjualannya ke klub Eropa. Gebrakannya tersebut membuat Liga China jumawa satu langkah karena penjualan Paulinho dari timnya, Guangzhou Evergrande ke FC Barcelona senilai 40 juta euro. Nilai tersebut membuat Paulinho jadi perekrutan Barcelona termahal ke 5 sepanjang sejarah klub.

Sebenarnya wajar-wajar saja bila pemain berposisikan gelandang di hargai mahal. Misal N’Golo Kante yang didatangkan Chelsea dengan nilai 39 juta euro dari Leicester, ini berarti lebih murah 1 juta euro ketimbang Paulinho. Namun tunggu dulu, Kante direkrut Chelsea karena baru saja menjuarai Liga Primer 2015/16. Paulinho sendiri telah menyumbangkan 6 trofi semenjak membela Guangzhou di musim 2015/16. Tapi tetap saja Liga Super China sulit untuk disamaratakan dengan tim-tim hebat Eropa.

Sementara itu, peran dari Sergio Busquets sebagai seorang gelandang bertahan dengan skema 4-3-3 masih belum tergantikan hingga sejauh ini. Hasrat Barca merekrut pemain anyar di posisi tersebut karena Busquets belum ada pelapisnya. Pencarian gelandang bertahan itu pun berhenti di nama Paulinho. Benar, 40 juta euro bagi seorang pemain pelapis.

Sebenarnya masih ada nama Javier Mascherano yang malah posisi aslinya ialah gelandang bertahan. Sergi Samper juga baru dikembalikan selepas membela Granada di musim lalu.

Sikap Barcelona menyampingkan Samper dengan kehadiran Paulinho sepertinya cukup masuk akal lantaran dirinya tak selalu bermain dengan Granada musim lalu.

Dengan penilaian tersebut, kurang apalagi Barca dengan stok gelandang bertahan sekarang? Kehadiran Paulinho ini menjadi kemenangan serta kebanggaan untuk pemain itu sendiri, Liga Super China, dan pihak Guangzhou. Sedangkan jatuhnya reputasi dengan kehadiran Paulinho, di derita Barcelona serta akademi sepakbolanya, La Masia. Pada kubu berseberangan, rival abadinya, Real Madrid langsung tertawa lepas lantaran timnya banyak dihiasi oleh pemain binaannya sendiri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here