Tak ada tempat dalam timnas Iran untuk Shojaie dan hajsafi. Mereka sudah menerobos batas Iran. Bermain menghadapi wakil rezim menjijikkan seperti Israel tak bisa diterima untuk bangsa kami.

ELANGNEWS.COM – Pemain Timnas Iran Dicoret Karena Bermain Dengan Klub Asal Israel – 2 pemain timnas Iran harus tercoret. Mereka adalah Masoud Shojaie dan Ehsan Hajsafi yang membela Panionios. Sebenarnya tak ada yang salah dengan kedua pemain tersebut yang membela tim dari Yunani. Namun hukuman yang didapatkan mereka ialah rela tercoret lantaran diturunkan Panionios saat kontra Maccabi Tel Aviv ketika pertandingan kualifikasi Piala Eropa 2017.

Umunya, laga antara Tel Aviv dengan Panionios biasa saja. Namun pihak Iran keberatan bila kedua pemain dari negaranya harus bertandingan melawan tim dari Israel. Karena yang kita ketahui sebelumnya, jika Israel dan Iran tidak mempunyai hubungan yang harmonis.

Terlebih lagi Iran seperti membuka buku baru bersama Hamas, yakni sebuah organisasi yang berada di Palestina yang masih bersitegang dengan Israel. Oleh sebab itu kedua pemain tadi tercoret dari tim sepakbola Iran. Pengumuman tercoretnya kedua pemain itu dikatakan oleh Wakil Menteri Olahraga Iran.

“tak ada tempat dalam timnas Iran untuk Shojaie dan hajsafi. Mereka sudah menerobos batas Iran. Bermain menghadapi wakil rezim menjijikkan seperti Israel tak bisa diterima untuk bangsa kami,” ujar Mohammad Davarzani.

Khusus bagi Shojaei, ini bukan kali pertama dia menjadi bahan pembahasan dalam sepakbola Iran. Sebelum ini, dia jadi bahan gunjingan di Iran lantaran meminta Presiden Iran, Hassan Rouhani untuk mengijinkan wanita melihat sepak bola di stadion negaranya. Semenjak revolusi tahun 1979 silam, wanita dilarang menyaksikan sepakbola di stadion.

Sementara itu, pencoretan ke dua pemain tersebut langsung mengundang kritikan lantaran Shojaie dan Hajsafi merupakan tim inti untuk timnas. Apalagi Iran tengah mengalami kemajuan dengan 4 kemenangan dari laga-laga terakhirnya. Kemenangan tersebut membuat mereka menjadi tim yang di pastikan tampil pada Piala Dunia 2018 pertama dari Benua Asia.

Di khawatirkan jika tak adanya kedua pemain inti tersebut dapat melemahkan mereka ketika Piala Dunia mendatang, “Keduanya merupakan pemain yang hebat. Mereka bisa saja diganti, namun itu bukanlah situasi yang pas. Kita harus melihat apa yang bakal FIFA putuskan,” ungkap penulis di laman Varzesh Iran, Pejman Rahbar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here