Pep Guardiola mendatangkan kiper Benfica, Ederson Moraes dengan nilai 35 juta pounds yang membuat dirinya menjadi penjaga gawang termahal dunia.

ELANGNEWS.COM – Inilah Taktik Pep Guardiola Hadapi Musim Kompetisi Liga Inggris 2017/2018 – Ekspetasi besar langsung muncul saat Pep Guardiola resmi menjadi pelatih musim 2016/17. Harapan tersebut terwujud karena Manchester City sukses memenangi 6 laga awal Liga Inggris secara beruntun.

Namun nyatanya ekspetasi pada Guardiola malah hilang menyusul hasil naik turun City. Mereka dihiasi dengan 6 kekalahan serta 9 kali bermain seri sehingga gagal memetik target awal menjuarai Liga Inggris musim lalu. Mirisnya, tak ada satupun trofi yang di persembahkan Guardiola pada Cityzen selama musim lalu. Terlebih lagi, mantan pelatih Barcelona tersebut selalu identik dengan trofi dengan setiap tim yang dia bela walaupun di musim pertamanya.

Laga “angin-anginan” City dimulai saat mereka bermain seri 3-3 melawan Glasgow Celtic di babak Grup Liga Champions musim lalu. Ketika itu mereka terlihat cukup kerepotan melawan skema serangan balik dari tim lawan. Selanjutnya kesulitan mereka di perhatikan dengan baik oleh Tottenham Hostpurs yang memakan skema counter pressing di pertandingan domestik. Benar saja, di pertandingan tersebut City yang mengandalkan ball possession malah kebingungan dengan pressing Spurs.

Guardiola sadar jika lini belakang merupakan masalah utamanya di musim lalu. Dia mengisyaratkan untuk melakukan peremajaan di lini tersebut di jendela transfer musim panas 2017/18. Pep langsung mendatangkan kiper Benfica, Ederson Moraes dengan nilai 35 juta pounds yang membuat dirinya menjadi penjaga gawang termahal dunia.

Kemudian disusul dengan hadirnya Kyle Walker, Danilo, dan Benjamin Mendy. Sedangkan ketajaman City musim lalu hanya ditambahi dengan Bernardo Silva (AS Monaco).

Catatan perbaikan juga didukung dengan gaya permainan yang berubah. Hasilnya klub-klub kuat berhasil dikalahkan di ajang pra musim. Guardiola mulai mengurangi penguasaan bola dan sering melakukan operan cepat kearah gawang lawan. Tak seperti sebelumnya yang mengedepankan ball possession.

Selepas dikalahkan Manchester United, pola serangan dan perubahan formasi City sukes mengalahkan Real Madrid, West Ham dan Tottenham dengan defisit kemenangan 3 gol. Perubahan taktik, transfer, dan pemainan mereka pun dapat diyakini kembali oleh suporternya supaya masuk kedalam calon juara Liga Inggris musim 2017/2018.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here