ELANGNEWS.COM – KPAI Minta Guru yang Kirimi Siswi Konten Porno Dihukum Seberat-beratnya – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengecam keras tindakan seorang oknum guru di Jakarta yang ditangkap polisi karena  kerap mengirim konten porno melalui aplikasi Line ke siswinya. KPAI menilai tindakan tersebut  telah mencederai dunia pendidikan dan mendegradasi profesi guru.

Untuk itu, agar kasus ini menjadi pelajaran berharga bagi orang lain, KPAI meminta pelaku berinisial TS (25) itu dihukum seberat-beratnya.

KPAI meminta pelaku dihukum seberat-beratnya. Agar kasus ini menjadi pelajaran berharga bagi orang lain yang berpotensi melakukan hal sama,” kata Ketua KPAI, Susanto sebagaimana dilansir  news.detik.com, Minggu (13/8/2017).

Lebih lanjut Susanto mengatakan, seorang guru seharusnya menjadi pelindung bagi anak muridnya. Bukan malah berperilaku  sebaliknya.

Guru seharusnya jadi pelindung bagi anak muridnya. Namun ini justru melakukan tindakan tidak senonoh. Ini mencederai dunia pendidikan dan mendegradasi profesi guru. Apapun alasan dan motifnya tidak dibenarkan,” jelas Susanto.

TS adalah seorang guru bahasa Inggris di Sekolah Menengah Pertama (SMP) swasta di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Ia ditangkap oleh tim Unit II Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Kamis (10/8) lalu setelah orang tua siswi yang dikirimi konten porno mengadukan perbuatannya ke polisi.

Modus TS adalah dengan mengajak ngobrol siswinya  melalui aplikasi Line. Aktivitas tersebut biasanya dilakukan pada malam hari. Jika mendapat  tanggapan, TS  lalu mengirimkan foto-foto dan chatingan  yang berkonten pornografi. Kasus ini terbongkar setelah orangtua siswi  menemukan percakapan anaknya dengan TS.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here