ELANGNEWS.COM – Mengejutkan! Kasus Bayi Freezer dan Faktanya. Baru-baru ini, netizen sedang di buat geram oleh tindakan ibu muda yang tega membunuh darah dagingnya sendiri yang ia bekukan di dalam freezer kulkas tempat pencucian mobil milik suaminya. Dengan santai ia melakukan hal tersebut tanpa adanya rasa bersalah. Sebab, menurut pengakuan karyawannya, Ibu berinisial SA ini tidak menunjukan hal-hal aneh ataupun terlibat pertengkaran dengan sang suami. Karena setiap harinya, SA juga menjadi kasir di tempat pencucian mobil tersebut.

Baca Juga: Keterangan Ibu Yang Masukkan Bayi Dalam Freezer Terlihat Janggal

Bayi tersebut membeku di dalam freezer selama 3 bulan dan ari-ari pun masih menempel pada bayi tersebut. Seorang karyawan menemukan panci terbungkus plastik hitam besar di dalam freezer dan ia berpikir bahwa itu makanan atau semacamnya. Namun, tanpa di duga isi dalam plastik tersebut ternyata tubuh bayi mungil tak berdosa.

Dari hasil visum, bayi malang tersebut berjenis kelamin perempuan. Yang lebih mengejutkan lagi, SA melahirkan seorang diri di kamar mandi. Ia mengaku saat bayinya di lahirkan sang buah hati sudah tidak bernyawa sehingga ia merasa kalut dan bingung harus bagaimana. Sebab, suaminya pun mengaku tidak tahu jika SA sedang hamil. SA di ketahui merupakan istri ke 4 DO sang suami. Bahkan, SA sempat berkali-kali ingin menggugurkan kandungannya.

Baca juga: Ibu Sadis Tega Bunuh Bayi Sendiri Dan Disimpan Dalam Freezer

Padahal, jika di liat dari wajah dan parasnya SA ini terlihat sangat cantik dan begitu lugu. Bahkan saat di mintai keterangan oleh pihak kepolisian, wajah lugu masih terlihat jelas seolah-olah ia tidak mengalami masalah apapun. Netizen sangat menyayangkan dengan sikap ibu muda ini. Karena, di luar sana masih banyak pasangan suami istri yang belum di karuniai anak. Sedangkan, SA dengan mudahnya mendapat amanah dari sangat Khalik malah menyia-nyiakan.

Bahkan, akun facebook miliknya di banjiri dengan komentar-komentar negatif. Hozza Fiarez Sally menjadi terkenal bak artis. Isi dari laman facebooknya sama seperti kebanyakan orang yang memposting kehidupan sehari-harinya. Namun, sepertinya kini akun facebooknya telah di tutup karena dalam pencarian tidak dapat di temukan lagi akunnya.

SA ditetapkan sebagai tersangka dengan beberapa pasal pidana yang disangkakan kepadanya. Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit melalui Kasat Reskrim Choirul Jusuf, Kamis (3/8/2017) di Mapolres Tarakan menyatakan, akibat perbuatannya, SA dikenakan pasal 340, KHUP, 341 KUHP, 342 KUHP dan dilapis dengan pasal UU Perlindungan Anak Nomor 80 ayat 3, Junto pasal 7 dan 6 C. Maksimal ancaman hukuman penjara selama 12 tahun.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here