Buruh Akan Akan Lakukan Demo Kenaikan Listrik

Elangnews – Ribuan buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) akan melakukan aksi menolak kenaikan tarif dasar listrik (TDL). Aksi yang diberi nama‎ Aksi 105 Watt ini akan dilaksanakan pada Rabu 10 Mei 2017.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan, kalangan buruh menilai adanya kenaikan TDL ini menunjukkan pemerintah tidak sensitif terhadap beban hidup masyarakat. Apalagi kenaikan ini dilakukan menjelang bulan Ramadan dan Lebaran.

“Sehingga bisa dipastikan harga pokok akan semakin melambung tinggi akibat pemerintah tidak bisa mengendalikan harga-harga, seperti bawang putih, minyak goreng, daging. Ditambah dengan kenaikan tarif dasar listrik, maka beban masyarakat akan semakin berat,” ujar dia dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (9/5/2017).

Kenaikan harga listrik ini menurunkan daya beli buruh hingga 20 persen. Ditambah dengan adanya kenaikan harga kebutuhan pokok yang melambung tinggi, daya beli buruh turun diperkirakan menjadi 30 persen.

“Dengan demikian gaji buruh tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sebulan sehingga harus berhutang. Ibarat gali lubang tutup lubang,” kata dia.

Kalaupun ada THR pada hari raya nanti, lanjut Said, itu digunakan untuk membayar hutang dan biaya transportasi untuk pulang kampung.

“Jadi kehidupan kaum buruh tidak pernah berubah,” lanjut dia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here