Incar Tambahan Modal Rp 110 Triliun, PLN Sekuritisasi Aset

Elangnews – PT PLN (Persero) bakal melakukan sekuritisasi aset untuk tambahan modal. Direktur Utama PLN Sofyan Basir menjelaskan, mekanisme penjualan proyek yang sudah menjadi aset tersebut akan dilakukan melalui mekanisme sekuritisasi.

“Ya kita akan laksanakan, ada aset-aset pembangkit yang akan kita sekuritisasi, karena untuk jaringan itu tidak bisa disekuritisasi,” kata Sofyan di Bogor, Sabtu (29/4/2017).

‎Adapun pembangkit-pembangkit yang akan dijual melalui mekanisme sekuritisasi tersebut saat ini masih dilakukan pendataan. Yang pasti, salah satunya adalah pembangkit listrik di Suralaya.

“Tapi kita minta lebih kurang minimal dapat Rp 5 triliun sampai 10 triliun lah. Sekuritisasi kita tahun ini,” ucap Mantan Direktur Utama BRI itu.

Sementara itu di kesempatan terpisah, Menteri BUMN Rini Soemarno terus mendukung BUMN untuk bisa lebih lincah, terutama dalam mendapatkan tambahan modal.

Selama ini, pemerintah telah menyuntikkan modal melalui Penyertaan Modal Negara (PMN) kepada beberapa BUMN strategis. Ke depan, modal ini tidak akan diberikan lagi oleh pemerintah, untuk itu BUMN harus mempunyai inisiatif tersendiri.

“Seperti PLN yang melakukan sekuritisasi itu bagus sekali, karena akan meningkatkan kekuatan perusahaan dalam percepatan elektrifikasi negeri ini,” tambahnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here