Menaker Ingin Peringatan Hari Buruh Jadi Karnaval Pariwisata

Elangnews – Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri berharap perayaan Hari Buruh Internasional atau May Day di Indonesia memiliki daya tarik pariwisata.

Menurut dia, perayaan buruh yang selama ini identik dengan aksi demonstrasi turun ke jalan dan terkesan negatif diubah menjadi sebuah perayaan semacam karnaval. Sehingga citra pergerakan buruh menjadi lebih positif.

“Bagaimana caranya membuat perayaan May Day yang bisa menjadi daya tarik pariwisata. Hal itu perlu dilakukan agar citra pergerakan buruh menjadi positif dan menarik,” ujar dia dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (26/4/2017).

Perayaan May Day dalam bentuk karnaval bisa mengundang antusiasme masyarakat. Pesan yang disampaikan pun dapat lebih mudah dimengerti khalayak karena disampaikan melalui sebuah pertunjukan karnaval yang menarik.

“Memperingati May Day melalui karnaval budaya. Pertunjukan seni dan olah raga seperti pementasan pencak silat yang di dalamnya bisa diselipkan pesan-pesan yang ingin disampaikan buruh. Jadi perayaan May Day Seperti ini lebih banyak pertunjukannya dan sedikit orasi,” tutur dia

Hanif mendorong agar buruh memanfaatkan May Day sebagai momentum untuk meningkatkan reputasi dari pergerakan buruh.

“Bagaimana memanfaatkan May Day untuk meningkatkan pergerakan buruh ini menjadi populer dan lebih kuat. May day dimanfaat untuk meningkatkan reputasi dari gerakan buruh,” lanjut dia.‎‎

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here