KPK Ancam Jemput Paksa Politisi PDIP Terkait Korupsi di Bakamla

Elangnews – Ali Fahmi sudah dua kali mangkir dalam sidang perkara korupsi pengadaan satelit monitor di Badan Keamanan Laut (Bakamla). Pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku akan mencari tahu keberadaan politikus PDI Perjuangan itu.

“Ya untuk saksi Ali Fahmi kita sudah minta penetapan pada hakim dan kita lakukan pencarian,” ujar juru bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (18/4/2017).

Febri mengatakan, keterangan Ali Fahmi sangat dibutuhkan oleh jaksa penuntut umum KPK untuk mengungkap dugaan korupsi tersebut. Menurut Febri, KPK memiliki kemungkinan menjemput paksa Ali Fahmi jika tetap tak hadir dalam persidangan berikutnya.

“Jika sudah beberapa kali nggak hadir, terbuka dilakukan pemanggilan paksa,” kata Febri.

Selain Ali Fahmi, Jaksa KPK juga berencana memanggil Kembali Kepala Bakamla Arie Soedewo dalam persidangan. Keterangan Arie Soedewo juga sangat dibutuhkan oleh penyidik KPK.

“Sedangkan Kepala Bakamla kita sudah koordinasi pada POM TNI. Pada intinya dia ada jadwal lain yang bentrok dengan jadwal sidang. Kita pertimbangkan untuk panggil lagi karena keterangan dia dibutuhkan lebih lanjut,” kata Febri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here