Menhub Meminta Agar Angkot Gunakan Aplikasi

Elangnews – Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi mengingatkan kepada seluruh pemerintah daerah untuk bisa menciptakan kesetaraan terhadap angkutan umum di daerah masing-masing.

Salah satu yang menjadi sorotan adalah keberadaan taksi online. Banyak yang memandang kemunculan taksi online ini menggerus pendapatan angkutan umum perkotaan lainnya seperti taksi konvensional hingga angkutan kota (angkot).

Budi Karya mengaku untuk menciptakan kesetaraan pihaknya sudah mengeluarkan Peraturan Menteri (PM) No 26 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek.

“Kita ingin negara kita itu semakin maju, keniscayaan teknologi itu sudah menjadi bagian dari perubahan. Kita tidak ingin keniscayaan itu meninggalkan saudara kita (pengusaha angkot), makanya kita ingin angkot itu gunakan teknologi aplikasi,” kata Budi Karya dalam Rakornas Ditjen Perhubungan Darat di Hotel Merlyn Park, Jakarta, Rabu (12/4/2017).

Budi Karya juga meminta kepada Dinas Perhubungan (Dishub) di daerah dan para pemimpin daerah untuk mengawal kesetaraan transportasi dengan disertai kemajuan teknologi ini.

Ke depan, Kementerian Perhubungan akan menaungi ‎kendaraan roda dua untuk bisa legal sebagai alat transportasi. Sampai saat ini Badan Penilitan dan Pengembangan (Balitbang) Kemenhub tengah menyusun kajian mengenai kemungkinan hal ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here