Kemenperin Akan Kembangkan Industrik Pupuk Organik Lokal

Elangnews – Untuk mencapai target swasembada pangan, sektor pertanian Indonesia perlu dukungan dalam hal ketersediaan dan pasokan pupuk yang diproduksi sendiri. Oleh sebab itu, keberadaan pabrik pupuk nasional perlu mendapat perhatian dan proteksi dari pemerintah.

Direktur Jenderal Industri Kimia Tekstil dan Aneka Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Achmad Sigit Dwiwahjono mengatakan pemerintah akan mendorong pembangunan pabrik-pabrik pupuk organik dengan memanfaatkan bahan baku lokal. Pupuk organik dari dalam negeri tersebut juga diharapkan dapat dipasarkan dengan skala lokal maupun regional.

Selain itu, pemerintah juga terus menjembatani program kemitraan antara produsen pupuk organik lokal dengan pabrik pupuk BUMN agar dapat saling bersinergi dalam pemasaran produk-produk pupuk organik. Dengan demikian, akan memperluas pangsa pasar pupuk ini.

Seperti di daerah Aceh, lanjut Sigit, Kemenperin mendorong PT Pupuk Iskandar Muda untuk menjadi motor terhadap program kemitraan yang dimaksud. Diharapkan hasil produksi pupuk dari PT Pupuk Iskandar Muda bisa bermanfaat dan menyebar di daerah-daerah lainnya.

Pupuk yang diproduksi dari Aceh akan disebarkan juga ke daerah-daerah lain, agar hasil produksi tersebut bisa dimanfaatkan juga di daerah lainnya,” ujar dia dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (12/4/2017).

Dia menyatakan, saat ini kapasitas produksi pupuk urea nasional mencapai 8,5 juta ton per tahun. Dengan angka tersebut, sebenarnya pupuk urea telah dapat mencukupi kebutuhan pupuk subsidi sebesar 4,1 juta ton per tahun dan kebutuhan pupuk nonsubsidi dalam negeri sebesar 1,5 juta ton.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here