Jarak Longsor Ponorogo Mencapai 2 Km BNPB Terbangkan Drone

Elangnews – Pencarian 26 korban longsor Ponorogo di Desa Banaran, Kecamatan Pulung, terus dilakukan tim SAR gabungan. Selain melibatkan ribuan personel, pencarian juga mengunakan drone atau pesawat tanpa awak.

Luasnya landaan longsor membuat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Badan Informasi Geospasial (BIG) dan Badan Geologi menerbangkan drone.

“(Drone) untuk memetakan daerah longsoran guna membantu kaji cepat operasi tanggap darurat,” ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulisnya, Senin (3/4/2017).

Sutopo menjelaskan pemetaan ini digunakan untuk menjelaskan lebih detil mengenai luas dan dampak longsoran. Selain itu, dengan pemetaan detil melalui drone dapat dilihat secara langsung kemungkinan adanya daerah-daerah lain berpotensi longsor susulan.

“Penggunaan drone untuk penanggulangan bencana bukanlah hal yang baru. Untuk kebutuhan kaji cepat yang efektif, drone sangat bermanfaat,” kata dia.

Keluwesan terbang drone, kata Sutopo, baik vertikal maupun horizontal dalam jangkauan tertentu, serta kemampuan mengambil gambar dari ketinggian tertentu, drone telah menawarkan gambar atau landscape berbeda dalam melihat peristiwa bencana.

Sebuah studi yang dilakukan Palang Merah Amerika menyebutkan, bahwa drone adalah salah satu teknologi baru yang paling menjanjikan dan ampuh untuk meningkatkan respons bencana,” kata dia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here