BPS Sebut Tarif Taksi Online Lebih Mahal Akan Berdampak Kecil ke Inflasi

Elangnews – Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan penyesuaian tarif taksi online dengan aturan batas atas dan bawah per 1 April 2017 tidak akan berdampak terlalu besar terhadap inflasi di April ini. Itu karena peranan transportasi pada Indeks Harga Konsumen (IHK) relatif kecil.

Kepala BPS Suhariyanto atau biasa disapa Kecuk mengungkapkan, kenaikan tarif taksi online yang berlaku mulai April ini pasti akan berpengaruh terhadap inflasi di bulan yang sama.

Namun demikian, BPS belum dapat menghitung seberapa besar sektor ini akan menyumbang ke IHK pada April.

“Mungkin akan berpengaruh ya (ke inflasi Aril), karena berarti harganya akan lebih tinggi, tapi adil untuk taksi konvensional. Seberapa pengaruhnya, kita belum bisa hitung, kan masih bulan depan,” jelasnya saat berbincang dengan wartawan di kantor pusat BPS, Jakarta, Senin (3/4/2017).

Sementara itu, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Sasmito Hadi Wibowo mengaku, penetapan tarif batas atas dan batas bawah pada taksi online tidak akan berdampak signifikan pada inflasi April 2017.

“Tidak usah khawatir, peranannya kecil kok. Kalaupun ada tidak terlalu besar, dan belum cukup signifikan mempengaruhi secara nasional,” dia menerangkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here