Asisten Rumah Tangga di Rumah Dodi Selamat

Elangnews- Bibih (43) menyambangi RS Kartika Pulomas, Jakarta Timur. Dia membesuk istri dan anaknya yang menjadi korban selamat pembunuhan sadis di Pulomas, Jakarta Timur. Bibih ke Jakarta ditemani saudaranya, Wawan (45).

Dua laki-laki ini datang untuk melihat kondisi Emi (41) dan Santi (22) yang menjadi korban penyekapan bersama sembilan orang lainnya di dalam kamar mandi milik Dodi Triono yang berukuran 1,5 m x 1,5 m.

Bibih dan Wawan yang berasal dari Sukabumi mengaku terkejut ketika lurah setempat memberi kabar istri dan anaknya itu menjadi korban penyekapan sadis.

“Saya dikasih tahu sama Pak Lurah, sama dari Polsek. Mereka mengantar saya untuk pergi ke sini,” ucap Wawan di depan halaman RS Kartika Pulomas, Jakarta Timur, Rabu (28/12/2016).

Wawan bercerita, Emi dan Santi baru tiga pekan bekerja di kediaman Dodi Triono (59) pemilik rumah yang menjadi korban meninggal. Keduanya bekerja karena mendapat informasi dari Yanto, sopir korban.

“Santi sudah lama di Jakarta, sempat kerja di Rawamangun selama dua tahun bareng Yanto. Yanto pindah ke sini, mengajak Santi. Yanto bilang butuh dua orang, makanya Santi mengajak Emi,” ujar Wawan.

Sebelum bekerja di Jakarta, Emi hanya seorang ibu rumah tangga yang mengurusi dua anak lainnya, adik dari Santi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here