Kena Tilang, Kini Tak Lagi Bayar Pakai Uang Tunai

Elangnews- Untuk mempersempit ruang pungutan liar (pungli) saat proses pembuatan SIM maupun tilang, Korps Lalu Lintas Polri akan menerapkan sistem berbasis daring. Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Agung Budi Maryoto mengatakan pihaknya akan memangkas birokrasi sehingga tidak ada lagi transaksi uang secara langsung.

“Nanti ke kantor polisi mengurus SIM tidak lagi bayar lewat situ. Bayarnya sudah di luar itu boleh, lewat ATM, ada struk pembayarannya kemudian diberikan kepada petugas langsung proses. Jadi, tidak lagi transaksi uang yang ada di kantor,” kata Agung di Gedung Sate Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung, Jumat (25/11/2016).

Sementara untuk tilang elektronik atau e-tilang, Agung berharap akan segera terealisasi pada akhir 2016. Menurut dia, pelayanan secara elektronik akan memudahkan masyarakat untuk mengurus SIM, tilang, termasuk Samsat.

“‎Jadi, masyarakat nanti yang mungkin nanti melakukan pelanggaran lalu lintas kemudian dia sudah mempunyai aplikasi e-tilang, kemudian kebetulan mempunyai mobile banking, kemudian dia bayar sesuai dengan nilai kesepakatan Diljapol (Pengadilan, Kejaksaan, Kepolisian). Maka dengan dasar itu, dia bisa ngambil barang buktinya lagi apakah SIM atau STNK. Jadi, tidak usah sidang,” tutur dia.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here