Elangnews- Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) menjadi salah satu Kementerian yang bertanggung jawab untuk mendukung pengembangan kawasan wisata di Indonesia.

Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah Kementerian PUPR Rido Matari Ichwan menjelaskan untuk mendukung hal itu, pihaknya telah menganggarkan Rp 766 miliar untuk tahun depan.

“Kementerian PUPR sudah memiliki program yang mengadopsi kepentingan strategis nasional yang di dalamnya pengembangan infrastruktur kawasan wisata dengan anggaran 2016 itu Rp 882,7 miliar, dan tahun depan itu Rp 766 miliar,” papar dia di Kementerian PUPR, Jumat (28/10/2016).

Anggaran itu akan difokuskan untuk pengembangan infrastruktur di tiga wilayah pariwisata, yaitu Danau Toba, Candi Borobudur dan Mandalika. Sementara pengembangan kawasan wisata lainnya akan dilakukan bertahap.

Untuk wilayah Danau Toba, yang menjadi fokus Kementerian PUPR adalah membangun jalan lingkar Danau Toba, peningkatan kual‎itas air dan pembangunan jaringan pipa transmisi air baku pariwisata.

Sementara untuk pengembangan wilayah Candi Borobudur, anggaran akan digunakan di antaranya untuk pemeliharaan dan pelebaran jalan Parakan-Secang-Magelang-BatasJogja. Selain itu, pemeliharaan jalan yang akan dilakukan yaitu mulai dari Keprekan-Borobudur.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here