Elangnews- Munculnya nama Ketua KPK Agus Rahardjo dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP tahun 2011-2012 menarik perhatian. Salah satunya dari internal KPK sendiri.

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Basaria Panjaitan buka suara soal itu. Menurut dia, dalam proses penyidikan KPK tak boleh pandang bulu. Siapapun boleh diperiksa dalam kasus ini termasuk Agus.

“Pada prinsipnya dalam penyidikan itu tidak boleh melihat siapapun. Kalau memang menurut penyidikan dibutuhkan keterangan yang bersangkutan (Agus), mau tidak mau harus diperiksa. Termasuk saya kalau dibutuhkan,” ucap Basaria di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (27/10/2016).

Basaria menjelaskan, tak ada alasan penyidik menolak memeriksa Agus. Apalagi, Agus sudah menyatakan bersedia untuk diperiksa. Karenanya, dia menilai, kebersediaan Agus diperiksa membuktikan kalau memang Agus clear dalam kasus tersebut.

“Apabila penyidikan memerlukan keterangan, maka kita harus berpartisipasi dan mendukung penyidikan,” ucap Basaria.

Akan tetapi, lanjut Basaria, sejauh ini penyidik belum menjadwalkan pemeriksaan terhadap Agus. Dia pun menyerahkan sepenuhnya kepada penyidik untuk mengembangkan kasus itu, terutama ada tidaknya kaitan Agus yang merupakan eks Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan barang dan jasa Pemerintah (LKPP) itu dilakukan.

“Sampai saat ini belum ada. Penyidik juga belum mengarah ke sana (pemeriksaan Agus). Kita tunggu dulu perkembangannya,” ucap purnawiran polisi berpangkat Komisaris Jenderal ‎tersebut.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here