Elangnews-PT PLN (Persero) Area Yogyakarta bekerja sama dengan Polda DIY untuk menangani persoalan pencurian instalasi listrik di wilayah kerjanya. Pasalnya, selama semester pertama 2016 di DIY, kerugian yang diakibatkan pencurian listrik mencapai Rp 1,8 triliun.

Bentuk kerjasama itu tertuang dalam penandatanganan nota kesepahaman antara PLN Area DIY dengan Polda DIY, Selasa (11/10/2016). Nota kesepahaman itu berisi penlenggaraan pengamanan instalasi, aset, dan penindakan pencurian tenaga listrik serta tindak pidana usaha ketenagalistrikan di wilayah kerja PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Tengah dan D.I Yogyakarta, dan ditandatangani langsung oleh General Manager PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Tengah dan DIY Dwi Kusnanto dan Kapolda DIY Brigjen Pol Prasta Wahyu Hidayat.

“Hal ini terkait beberapa permasalahan yang terjadi seperti banyaknya kecenderungan pemakaian listrik ilegal di masyarakat dan kurangnya pemahaman masyarakat akan pentingnya instalasi listrik,” ujar Hardian Sakti Laksana, Deputi Manajer Komunikasi Bina Lingkungan PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Tengah dan DIY.

Menurutnya, melalui kerja sama ini, PLN dapat dengan mudah melakukan kerja sama dan koordinasi dengan kepolisian. Rencananya, kegiatan serupa juga akan dilakukan PLN Distribusi Jawa Tengah dengan Polda Jawa Tengah pada Senin, 17 Oktober mendatang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here