Elangnews- Langkah untuk segera menghirup udara bebas agaknya hampir mustahil bagi Gatot Brajamusti. Sejak tertangkap tengah pesta narkoba di Nusa Tenggara Barat, bertubi-tubi pelanggaran pidana disangkakan padanya. Dari kepemilikan senjata api, kepemilikan hewan langka, hingga tertuduh kasus pencabulan.

Sampai saat ini, delapan orang sudah bersaksi. Mereka menyatakan Aa Gatot memang seorang pemerkosa. Polisi sendiri sudah mengantongi beberapa keterangan dan bukti, yang tak lama lagi berkasnya diserahkan ke kejaksaan negeri.

“Hasil yang kami dapat dari pemeriksaan saksi-saksi signifikan, ada dua saksi lainnya yang mengaku melihat kejadian itu (pencabulan),” ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono di Mapolda Metro Jaya, Kamis (22/9/2016).

Titik terang itu terungkap saat pemeriksaan Elma Theana. Tiga saksi tiba-tiba datang dan membuat kasus ini makin jelas.

“Awalnya Elma yang dijadwalkan untuk diperiksa. Tapi ada tiga orang saksi yang datang sendiri ke kami untuk diperiksa,” lanjut Awi.

Sayangnya, Awi tak menyebutkan tiga saksi itu. Karena alasan hukum, korban kasus asusila memang tak layak diungkap ke publik.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here