ElangNews – Polres Sleman menjadi satu-satunya polres yang pertama kali membuka warung peduli kaum dhuafa. Warung dhuafa ini buka di dekat kawasan bundaran UGM setiap hari Jumat pagi.

Dalam setiap kali warung ini dibuka terdapat 500 lebih nasi bungkus yang dibagikan secara Cuma-Cuma untuk warga dhuafa yang datang. Sebagian besar yang datang adalah dari pengguna jalan, pengemudi ojek hingga warga sekitar.

Menu yang disajikan juga bervariasi, seperti nasi putih, ayam goreng, telur rebus bumbu pedas, oseng-oseng kacang panjang, bakmi kuning, bihun, serta sup.

Spanduk yang menunjukkan lokasi tempat warung dhuafa digelar juga cukup unik karena memiliki tagline ‘Silakan makan gratis, bayar lah dengan doa’. Pelayan warung dhuafa juga bukan pemilik warung biasa, melainkan polwan dan Kapolres Sleman.

Tidak sampai dua jam sejak warung dibuka pada pukul 09.00 WIB, makanan yang disajikan sudah ludes.

“Ini untuk berbagi kepada masyarakat dan rencananya digelar rutin setiap minggu, namun tempatnya berpindah-pindah,” ujar AKBP Yulianto, Kapolres Sleman, yang ditemui di warung dhuafa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here