ELangNews – Bisnis Kelapa Sawit tidak hanya menimbulkan bencana kebakaran terburuk di dunia, tapi juga menciptakan perdagangan ilegal yang mengorbankan banyak hewan langka, salah satunya orang hutan.

Salah satu tempat bisnis kelapa sawit yang mengorbankan banyak nyawa hewan langka adalah Sumatera.

Sebelumnya, induk orangutan membesarkan anak-anaknya di dalam kandang. Namun, kini mereka bisa kembali ke alam di bukit ekosistem Leuser yang letaknya berada di antara perbatasan Aceh dan Sumatera Utara. Hutan ini memiliki keanekaragaman hayati terbesar di Asia.

Orangutan yang merupakan korban penebangan untuk kepentingan bisnis tersebut mulai dikenalkan lagi ke habitat aslinya di Taman Nasional Gunung Leuser. Namun, banyak orangutan yang tumbuh tanpa induk mereka, karena pemburu menembak induk untuk mengambil anaknya.

Meningkatnya orang yang ingin memelihara orangutan, membuat perburuan semakin merajalela ditambah dengan penggundulan hutan, sehingga orangutan terpojok.

Kabar buruknya, Pemerintah semi otonomi Aceh ingin membuka lahan untuk bisnis di sekitar Leuser. Hal ini tentu mengancam masa depan hewan-hewan langka yang sebenarnya juga mengungsi di Leuser.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here