ELANGNEWS.COM – Ternyata, Me-Charge Smartphone Semalaman Tak Pengaruhi Kualitas Baterai. Mengisi baterai (me-charge) smartphone semalaman yang biasanya dilakukan dengan cara menyolokkan charger ke smartphone pada saat menjelang tidur dan baru dilepas pagi harinya ketika bangun tidur, seolah sudah menjadi kebiasaan sebagian besar  masyarakat , terutama para penggila internet.

Kebiasaan inilah yang secara umum  dianggap dapat  memengaruhi kualitas baterai, seperti baterai bocor, memperpendek usia baterai, hingga berpotensi meledak.

Namun, anggapan ini dibantah oleh iFixit, sebuah perusahaan jasa yang memperbaiki berbagai perangkat.

Seperti dilansir  liputan6.com, Minggu (6/8), iFixit menegaskan bahwa mengisi baterai smartphone semalaman adalah tindakan yang aman.

CEO iFixit, Kyle Wiens, mengatakan masalahnya bukan pada proses pengisian, tetapi bagaimana kita menggunakannya. Pengguna perlu mengerti bagaimana baterai smartphone bekerja.

Baterai smartphone rata-rata memiliki kapasitas 400 kali siklus pengisian daya. Dengan demikian, normalnya kualitas baterai bakal terjamin selama satu setengah tahun, jika  rata-rata dalam sehari hanya  me-charge satu kali.

Bagaimanapun, cepat atau lambat kualitas baterai akan melemah. Apalagi jika dalam sehari aktivitas pengisian baterai dilakukan lebih dari satu kali, sudah pasti kualitas baterai akan lebih cepat melemah.

Akan tetapi, kualitas baterai tidak dipengaruhi oleh  masih terhubungnya smartphone  ke listrik meskipun kondisi  baterai sudah penuh, entah itu siang  atau malam.

Meskipun demikian, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum mengisi daya baterai semalaman. Pastikan kamu menggunakan charger yang asli dan taruhlah  smartphone di tempat yang aman.

Selama diisi daya, terkadang baterai menjadi panas.  Jadi, untuk mencegah baterai agar tidak meledak, jangan menaruh smartphone di alas yang mudah panas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here