Review permainan timnas Indonesia vs Thailand di SEA Games 2017 Malaysia

Dari statistik, menunjukkan jika lini bertahan Timnas Indonesia saat melawan Thailand tampil apik. Sepanjang pertandingan, mereka melakukan 15 intersep, 21 tekel sukses

ELANGNEWS.COM – Review SEA Games 2017, Indonesia vs Thailand. Timnas Indonesia U-22 meraih hasil seri 1-1 kontra Thailand di laga pembuka babak Grup B ajang SEA Games 2017 Malaysia, yang dihelat di Stadion Shah Alam, Selangsor, Malaysia, 15 Agustus 2017. Bila meniliki catatan statistik skuad Garuda Muda sepantasnya bisa memenangkan pertandingan.

Timnas Thailand yang berstatus jawara bertahan SEA Games, disepanjang 90 menit dibuat tidak berkutik samasekali. Alur serangan timnas Indonesia mengalir deras sepanjang pertandingan.

Melihat statistik Labbola, mempertegas bahwa Indonesia sangat menguasai jalannya laga. Kombinasi 3 gelandang dengan formasi 4-3-3, Septian David, Hargianto, dan Evan Dimas menjadi motor penggerak permainan Indonesia.

Di pertengahan babakpertama tim nasional Indonesia U 22 menguasai bola sebanyak 58%. Gaya bermain kombinasi operan pendek cepat timnas Indonesia berjalan cukup efektif. Passing Indonesia bisa menembus 85%, berbanding terbalik dengan timnas Thailand yang mengumpulkan sebanyak 72%.

Thailand sukses menjebol jala Indonesia selepas lolos dari perangkap offside. Bola hasil umpan silang bisa diterima pemain bernomor 10, Chaiyawat Buran. Penjaga gawang Indonesia, Kurniawan Kartika, gagal menangkap bola dengan benar sehinggap bola muntahannya langsung disambar gelandang Thailand tersebut.

Di babak kedua, tim arahan pelatih Luis Milla tersebut masih mendominasi peguasaan bola. Serangan timnas juga lebih efektif. Evan Dimas dan kawan-kawan lebih berani menusuk kedalam kotak pinalti skuad Gajah Putih.

2 winger Indonesia juga lebih banyak di arahkan guna melakukan tusukan kedalam lini pertahanan Thaiand, hasilnya peluang emas pun banyak terjadi.

Gol pinalti Indonesia berawal dari aksi Osvado Haay yang masuk kedalam area pinalti. Gaya permainan timnas pun juga lebih teratru selepas Saddil Ramdani masuk dengan menggantikan Febri haryadi. Gaya bermain menyerang langsung menggila selepas Yabes Roni masuk menggantikan Osvaldo.

Thailand yang kecolongan gol Indonesia juga langsung meningkatkan intensitas serangan. Di babak kedua, Indonesia dan Thailand sama menguasai bola sebanyak 50%-50%.

Dari statistik, menunjukkan jika lini bertahan Indonesia tampil apik. Sepanjang pertandingan, mereka melakukan 15 intersep, 21 tekel sukses. Pertandingan berikutnya, Indonesia akan berhadapan dengan Filipina pada 17 Agustus 2017.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here