Joey Barton Mengatakan Prestasi Liverpool Makin Melempem Dibawah Asuhan Jurgen Klopp Sang Manajer Liverpool

Joey Barton: Klopp ialah seorang pelatih yang sangat top, tapi dia harus mempunyai yang lebih dari itu. Dia juga mempunyai rekor-rekor yang buruk ketika di final

ELANGNEWS.COM, Joey Barton Kritik Pedas Manajer Liverpool – Akhir-akhir ini Joey Barton memberikan psywar dengan kritikan yang tajam kepada pelatih Liverpool, Jurgen Klopp. Barton mengkrtik sosok seorang Jurgen Klopp serta rekan jejak yang dialami sang pelatih tersebut. Kritik pedas tersebut memang disengaja oleh Joy Barton dengan alasan tim Liverpool yang dulu adalah tim superior dan saat ini malah melempem.

Mantan penggawa Burnley dan QPR tersebut juga menggambarkan bahwa pelatih Liverpool itu sebagai ‘seorang cheerleader raksasa negara Jerman’ ketika Klopp berada di pinggir lapangan. Menurut Barton, sukses di English Premier League tersebut bukan hanya tentang kharisma. Akan tetapi juga prestasi yang unggul dari tim-tim lain. Saat ini Klopp hanya mampu membawa tim asuhannya tersebut berada di peringkat 4 klasemen akhir Premier League musim 2016/2017.

“Dia (Klopp) sudah memenuhi semuanya ini dengan kharisma yang bagus dan sangat terlihat sebagai sosok yang sangat bersahaja. Akan tetapi saya khawatir ketika melihat dia sedang jongkok dan naik turun di pinggir lapangan. Malah dia terlihat seperti seorang cheerleader raksasa negara Jerman untuk mereka,” ungkap Barton.

Seperti yang sudah terkabarkan Joy Barton mengatakan kepada talkSPORT dalam beberapa hari lalu, pemain berposisi gelandang tersebut mengatakan bahwa Klopp memang mempunyai jiwa kharisma yang sangat besar untuk ukuran seorang pelatih. Akan tetapi menurut Barton kharisma saja tidak cukup untuk dapat berprestasi di English Premier League. Memang Barton terkenal dengan sikapnya yang cetus.

“Klopp ialah seorang pelatih yang sangat top, tapi dia harus mempunyai yang lebih dari itu. Dia juga mempunyai rekor-rekor yang buruk ketika di final. Saya tidak membeli aura Klopp dan juga dia ialah seorang pelatih yang sangat super. Namun karirnya tidak menunjukkan hal tersebut.

“Dia juga sudah mendapatkan satu gelar liga, satu piala yakni pada tahun 2011 – 2012. Karir Klopp di tim Dortmund berakhir dalam sebuah lubang di tanah. Dirinya juga kehilangan para penggawanya, dia juga kehilangan ruang ganti. Tidak hanya itu mereka juga berjuang untuk menghindari dari zona degradasi,” imbuh Joey Barton.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here