Laga PSM Makassar vs Persija Jakarta di partai final Piala Indonesia sudah selesai digelar.

Pada laga PSM Makassar vs Persija Jakarta, tim tuan rumah yang berjulum Juku Eja itu berhasil menjadi pemenangnya.

PSM Makassar menang dengan skor 2-0 atas Persija Jakarta pada laga yang digelar hari Selasa (6/8) di Stadion Andi Mattalatta itu.

Itu artinya, PSM Makassar berhak untuk menyandang status sebagai peraih juara Piala Indonesia 2018.

Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic menyebutkan bahwa anak asuhnya sudah berhasil menjalankan instruksi darinya ketika bertanding melawan Persija Jakarta.

Tak hanya itu, Darije Kalezic juga memberikan penilaian yang bagus terhadap kinerja dari para pemain PSM Makassar di final Piala Indonesia ini.

“Kami persiapkan diri kami dengan sangat bagus di pertandingan ini. Fokus daripada pemain itu luar biasa. Disiplin yang mereka tunjukkan di lapangan sangat bagus,” ujar Darije Kalezic.

Pelatih PSM Makassar itu juga mengatakan bahwa dirinya memang menerapkan strategi khusus untuk menghadapi Persija Jakarta. Strategi itu sempat dia lontarkan sebelumnya yaitu dengan pola permainan yang menyerang.

“Strategi kami lakukan semua all out seperti yang kami bicarakan sebelum pertandingan,” kata Darije Kalezic.

Di sisi lain, Kalezic juga memberikan komentarnya soal permainan yang ditunjukkan oleh Persija Jakarta.

Kalezic mengakui bahwa kartu merah yang didapatkan oleh lawannya tersebut menjadi momentum apik bagi PSM Makassar.

Kalezic menilai bahwa kekuatan Persija Jakarta menurun setelah salah satu pemainnya yakni Sandi Sute terkena kartu merah.

“Kami persiapkan diri kami dengan sangat bagus di pertandingan ini. Fokus daripada pemain itu luar biasa,” ucap Kalezic.

“Disiplin yang mereka tunjukkan di lapangan sangat bagus. Strategi kami lakukan semua all out seperti yang kami bicarakan sebelum pertandingan,” cetus Kalezic.

Setelah berhasil menjadi juara di Piala Indonesia, Kalezic juga tak lupa memberikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak terkait.

“Saya ingin memberikan pujian sebesar-besarnya pada pemain saya, staf saya, fans. Dan saya senang menjadi bagian dari tim ini yang mengembalikan kembali trofi di Makassar setelah menunggu 19 tahun,” ungkap Kalezic.

PSM Makassar memang sudah lama tidak merasakan menjadi juara pada turnamen turnamen bergengsi di Indonesia. Sudah 19 tahun PSM Makassar tidak mengangkat sebuah trofi juara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here