Indonesia Berhasil Menaklukkan Filipina Dengan Skor Telak 3-0 Tanpa Balas

Strategi pressing ketat yang dilakukan Timnas Indonesia memang jadi kunci kesuksesan Indonesia memenangkan laga kedua SEA Games 2017 cabang sepakbola ini

ELANGNEWS.COM – Indonesia vs Filipina: Filipina Tak Berdaya Dengan Pressing Ketat Indonesia. Indonesia sukses memetik kemenangan pertamanya di ajang SEA Games 2017. Melawan Filipina, Indonesia sukses menang telak 3-0. Gol skuad Garuda Muda dicetak oleh Saddil Ramdani, Muhammad Hargianto, dan Septian David Maulana.

Kontra Filipina, Indonesia merubah beberapa susunan pemain mereka bila dibandingkan pertandingan pembuka. Walaupun begitu, pelatih Luis Milla tetap memakai formasi 4-2-3-1.

Dilihat dari permainan, Indonesia unggul sangat jauh serta sangat dominan disepanjang laga. Penguasaan bola Indonesia juga unggul banyak lantaran Filipina menurunkan skema serangan balik, pada abak pertama khususnya. Ketika Indonesia menguasai bola, Filipina langsung mundur ke daerah pertahannya sendiri. Beberapa teking keras baru dilakukan selepas bola serangan Indonesia melewati garis tengah.

Situasi semacam ini hampir terjadi disepanjang laga. Total Filipina Cuma mencatat 4 tendangan. Ketika menyerang, kedua full back Indonesia sangat agresif ketika membantu penyerangan. Namun nyatanya pemain belakang Indonesia begitu lugas saat bertahan. Tidak ada satu pun kesalahan yang dilakukan oleh pemain belakang, sehingga beberapa momentum Filipina kerap kali hilang.

Sebaliknya, Indonesia malah bermain dengan pressing agresif di daerah pertahanan tim lawan. Saat kehilangan bola, terlebih lagi di kawasan pertahanan Filipina, para pemain Indonesia berupaya langsung merebut lagi penguasaan bola.

Gol kedua dari Hargianto pun bermula dari kejeliannya saat merebut bola kemudian melakukan operan pendek didepan kotak pinalti. Dan juga gol ketika, Ezra mendapat peluang men-delay bola selepas I Putu Gede melepaskan tembakan melengkung indah dengan memanfaat bola muntahan hasil tekling Hargianto pada pemain Filipina.

Menuju sepertiga akhir pertandingan, Indonesia ketika membangun serangan dari belakang lebih mengandalkan operan panjang yang kebanyakan dilakukan Evan Dimas. Taktik ini malah kurang efektif untuk membongkar ini bertahan Filipina. Namun Indonesia mempunyai beberapa peluang berbahaya saat Filipina kurang siap membentuk garis pertahanannya, yakni ketika serangan Filipina direbut Indonesia dari hasil presing ketat, bukannya serangan dari belakang.

Strategi pressing ketat yang dilakukan Indonesia memang jadi kunci kesuksesan Indonesia memenangkan pertandingan ini. Semenjak melawan tim kuat Thailand, taktik ini juga berhasil membuat build-up lawan, baik itu Filipina atau Thailand.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here