Kawasan Dukuh Atas bakal menjadi kawasan simpul kegiatan transportasi dan perekonomian, karena lokasinya yang berdekatan dengan kereta bandara, kereta komuter, transjakarta, LRT, dan MRT. Integrasi antarmoda transportasi ini penting demi mengurangi volume kendaraan pribadi di jalan raya.

Pemprov DKI Jakarta telah memiliki gagasan awal untuk perencanaan ini. Namun dalam rancangan pembangunannya, Pemprov DKI Jakarta membutuhkan partisipasi publik.

Sejak 1 Mei 2018 PT MRT Jakarta, sebagai badan usaha milik daerah Provinsi DKI Jakarta, bekerja sama dengan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), telah menyelenggarakan sayembara gagasan desain Transport Hub Kawasan Berorientasi Transit (Transit Oriented Development) untuk area Dukuh Atas. Transport Hub ini nantinya akan berfungsi sebagai bangunan yang mampu melayani perpindahan arus pergerakan manusia dan barang bawaannya melalui berbagai moda transportasi.

Apresiasi untuk semua yang sudah berkerja di balik sayembara ini, termasuk para dewan jurinya yang telah bekerja luar biasa. Dari 51 peserta gagasan desain, akhirnya tadi malam kita memiliki tiga pemenang yang dianggap paling pas untuk desain Gedung Transport Hub Jakarta. Ujungnya kesadaran untuk membangun dengan pendekatan pembangunan berkelanjutan. InsyaAllah, ini menorehkan babak baru dalam sejarah transportasi yang berorientasi publik di Jakarta

Selamat kepada Para Pemenang, terima kasih kami ucapkan untuk semua peserta yang telah berpartisipasi dalam Sayembara Gagasan Transport Hub Di Kawasan Berorientasi Transit Dukuh Atas.

Anies Baswedan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here