Bareskrim Polri Terus Selidiki Kasus Lonjakan Harga Cabai

Elangnews – Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri masih terus menyelidiki kasus lonjakan harga cabai rawit merah di pasaran.

“Penyidik masih terus menyelidiki dan mendalami kasus ini,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Pol Rikwanto, di Jakarta, Sabtu 11 Maret 2017.

Sebab, diduga masih ada sejumlah pengepul yang menahan barang sehingga terjadi kelangkaan cabai rawit merah di pasar.

“Masih ada pengepul yang sengaja menahan barang, sengaja membelokkan barang. Padahal seharusnya dikirim ke pasar induk,” kata Rikwanto seperti dikutip dari Antara.

Dalam kasus ini, polisi menengarai sedikitnya tujuh perusahaan atau industri terlibat sebagai penerima pasokan komoditas cabai rawit merah.

Dari ketujuh perusahaan tersebut, umumnya bergerak di industri pengolahan sambal.

Bareskrim pun menggandeng Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dalam mengumpulkan barang bukti dalam kasus ini.

Sebelumnya penyidik Bareskrim telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus tindak pidana larangan monopoli dan persaingan usaha tidak sehat dan tindak pidana perdata perdagangan yang telah membuat harga cabai rawit merah melonjak.

Ketiganya adalah SJN, SNO dan R yang kesemuanya berperan sebagai pengepul. SJN dan SNO melakukan praktiknya di Jakarta, sementara R di Solo, Jawa Tengah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here