Hidup ini pilihan brader. Dalam perspektif aktivis jalanan bukan ruang kosong para elit, menjadi netral sudah bukan jamannya lagi now. Netral itu hak politik yang hanya bisa dihargai jika-Diam- itu selemah lemahnya idealisme Anda dan yang merasa netral.

Namun sangat di sayangkan jika ajakan netral saudara menyudutkan suasana batin masyarakat luas yang di wakili mahasiswa.

Ini jawaban langsung buat saudara Saadam yang semoga tak mengurangi rasa hormat saya.
Menjadi intelektual ciri utamanya gelisah dan berani. Ada banyak literatur dan aktivisme konkrit tentang sosok intelektual.

Apalagi intelektual muslim dengan segudang akses seperti saudara punya kemewahan itu. Saya sudah tidak sempat lagi memiliki kemewahan itu.

Saudara Saddam mungkin benar jika tidak menyudutkan aksi teman teman muda mahasiswa apalagi menuding tunggangan. Kita sekarang dengan situasi yang berbeda.

Memilih atau Mendukung perbaikan. Hidup ini adalah pilihan. Jika Anda memilih netral, maka selemah lemahnya iman anda baiknya diam. Kepada Mahasiswa di seluruh negeri yang turun aksi saya mengucapkan banyak terima kasih.

Jabat erat.
HRS, Cinere di sudut lampu merah yang macet. (15/09/2018)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here