Dalam sinetron diperikan, Bang Jack si tukang Jagal dan juga seorang Marbot Mushola At Taqwa mengajarkan ilmu ikhlas pada tiga pemuda yang terbuang, Juki dkk. Sayangnya hanya di sinetron

Dalam dunia nyata kita menyaksikan seorang Jendral yang sarat fitnah dalam gelanggang politik nasional. Tanpa dia mengklaim jurus ikhlasnya sendiri. Justru Almarhum Gus Dur yang mengatakan. Dialah Prabowo Subianto. Murid kesayangannya Gus Dur, kini total merapat bersama Prabowo Subianto, dialah Dhani Ahmad Prasetyo yang terkenal sebagai pentolan group band DEWA 19.

Baik Gus Dur dan totalitas Dhani, adalah cermin sebuah keteladanan. Keteladanan sudah barang langka di negeri ini. Bagaimana Megawati dan SBY enggan walau sekadar bersalaman. Walau SBY sudah mengulurkan tangannya.

Gus Dur dan Dhani memberi amunisi bagi aktivis tahun 80 an dan 90 an seperti saya memahami Prabowo. The New Prabowo adalah santun dalam ketegasan baik kepada kawan dan lawan politik sekalipun.

The New Prabowo bukan saja lontaran almarhum Gus Dur bahwa ia politisi paling ikhlas atau orang orang terdekatnya. Kesan dari pihak luar harus banyak didengungkan terus menerus walau di media sosial.

Sungguh media mainstream telah berbuat dzolim terhadapnya selama ini. Sementara masyarakat luas ngerasani siapa Prabowo. Ukurannya bisa dilihat pada aksi turun aksi deklarasi #2019GantiPresiden. Alih alih media mainstream terang terangan menutupi. Ini dosa politik pers yang harus digugat.(HRS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here